Saturday, September 1, 2012

10 Harta Karun Terheboh yang Pernah Ditemukan

Harta karun merupakan benda berharga yang tersembunyi di bawah tanah, di dalam goa, atau bisa di mana saja. Banyak orang yang mencari dan berburu harta karun karena selain nilai materialnya, nilai sejarahnya pun sangat berharga. Bahkan pencarian harta karun juga bisa digolongkan sebagai aktifitas berbahaya, selain medan persembunyian harta karun juga adanya persaingan sesama pencari harta karun. Namun dari berbagai macam harta karun yang ditemukan,berikut 10 Harta karun Paling Menakjubkan yang pernah ditemukan

1. Harta Karun Panagyuriste – Bulgaria
Harta Karun ini ditemukan oleh tiga bersaudara yaitu Pavel, Petko dan Michail Deikovi yang sama-sama bekerja di wilayah pabrik ubin “Merul” dekat Panagyurishte pada 8 Desember 1949. Saat menggali di tanah baru dan tidak sengaja menemukan benda mengkilap yang tidak biasa. Ternyata yang mereka temukan merupakan harta karun yang sangat langka yaitu  harta karun Panagyuriste. Sebuah harta karun yang dibuat  di Thracian, terdiri dari botol, bejana Yunani dan tujuh rhytons dengan total berat 6.164 kg emas murni. Diperkirakan harta karun ini berasal dari paradaban  bangsa Thracian di abad 4 – 3 SM.

2. Harta Karun Preslav- Bulgaria
Harta Karun Preslav ditemukan di musim gugur 1978 di kebun anggur di Castana, 3 km ke arah utara kota terbesar kedua Bulgaria yaitu Veliki Preslav.
Penggalian yang dilakukan menemukan lebih dari 170 benda-benda emas, perak dan perunggu termasuk 15 koin perak milik Bizantium Constantine VII, Romawi II (945 dan 959) dan artefak lainnya yang berasal dari periode antara abad ke-3 dan ke-7.

3. Harta Karun Pereshchepina – Bulgaria
Harta Pereshchepina merupakan peninggalan dari kekaisaran Bizantium, Sassania, dan objek Avarian dari periode Volkerwanderung. Harta karun ini ditemukan pada tahun 1912 di Desa Mala Pereshchepina (13 km dari Poltava, Ukraina) oleh seorang pengembala laki-laki yang tidak sengaja tersandung bejana emas dan jatuh ke makam Kuvrat, yaitu merupakan  ayah dari Asparuh, pendiri Kekaisaran Bulgaria Pertama. Timbunan ini berisi lebih dari 800 buah. Ada 19 bejana perak dan 16 bejana emas, termasuk rhyton yang paling mencolok. Selain itu,dalam penemuan itu juga terdapat tongkat dari emas, pedang besi yang berbalut emas .

4. Harta Karun Tillia Tepe – Afghanistan
Tillia Tepe ditemukan disitus arkeologi di Afghanistan utara dekat Sheberghan,  yang disurvei pada tahun 1979 oleh misi arkeolog Soviet Afghanistani yang dipimpin oleh Victor Sarianidi, setahun sebelum invasi Soviet terhadap Afghanistan.
Pada timbunan ditemukan koleksi sekitar 20.000 perhiasan emas di enam kuburan (lima perempuan dan satu laki-laki) dengan perhiasan yang sangat banyak,yang berasal dari sekitar abad ke-1 SM. keseluruhan perhiasan yang ditemukan, terbuat dari kombinasi emas, pirus dan lapis-lazuli. Ornamen termasuk koin, seperangkat kalung dengan permata, ikat pinggang, medali, dan mahkota.

5. Harta Karun Środa – Polandia
Harta Karun Środa adalah salah satu harta karun yang paling berharga dalam catatan  arkeologi abad ke-20. Ditemukan pada tahun 1985 selama pekerjaan renovasi di Sroda Slaska, Polandia.
Bagian utama dari harta karun itu sekarang masih ada di Museum setempat. Harta karun yang ditemukan termasuk mahkota Emas,yang diperkirakan milik Blanche dari Valois, istri dari kaisar Charles IV, 2 liontin emas abad ke-12, dua liontin emas abad ke-13, gesper emas abad pertengahan dihiasi dengan batu mulia, tiga cincin, 39 koin emas, dan 2924 koin perak.

6. Harta Karun Nagyszentmiklós (Rumania)
Harta Nagyszentmiklós merupakan harta karun yang berharga bagi bangsa Rumania yang terdiri dari 23 bejana emas abad ke-10, ditemukan di Nagyszentmiklós, Transylvania. Harta karun, yang terdiri dari 23 bejana emas, berasal dari abad ke-10, yang ditemukan pada 1791 di sekitar kota Nagyszentmiklós (yang sekarang bernama  Sânnicolau Mare, Rumania).

7. Harta Karun Pietroasele (Rumania)
Harta Karun Pietroasele ditemukan di Pietroasele, Buzau, Rumania, pada 1837 merupakan harta karun bangsa Gothic di abad 4 yang terdiri dari 22 benda yang dilapisi emas,  dan sebuah polikrom seni Periode Migrasi terdapat pada benda yang ditemukan .
Dari 22 buah harta karun Pietroasele, hanya dua belas yang selamat, dan sekarang berada di Museum Nasional Sejarah Rumania, di Bucharest, yang terdiri dari patung elang berkepala emas dan batu mutiara dan Patera yaitu mangkuk bulat untuk persembahan.Pietroasele terukir dengan tokoh tokoh yang namapak sebagai dewa Gothic yaitu dewa yang mengelilingi tiga dimensi.

8. Harta Gourdon (Perancis)
Harta karun Gourdon ditemukan pertama kali di dekat  Gourdon, Saône-et-Loire, pada 1845. Harta karun ini diperkirakan berasal dari abad ke-5  atau awal abad ke-6 yang tersimpan sejak tahun 524. Ketika ditemukan sebuah timbunan yang terdiri dari Piala, sebuah patena persegi panjang yang menggunakan bahan garmet dan pirus  di kompartemen cloisonne, bersama dengan sekitar 100 koin emas yang berasal dari pemerintahan kaisar Bizantium, yaitu Leo I (457-474)sampai Kaisar Justin I (518-527).

9. Harta Karun Tutankhamen’s (Mesir)
Harta karun Tutankhamen’s ditemukan pertama kali pada tahun 1922 oleh Howard Carter, di bawah sisa-sisa gubuk pekerja yang dibangun selama Periode Ramses, yang terhindar dari pemusnahan makam yang terjadi pada masa itu.
Harta karun Tuntankhamun bukanlah topeng, meskipun itu yang paling terkenal. Sebaliknya harta karun Tuntankhamun adalah sebuah peti mati raja yang terbuat dari emas berkualitas dan artistektur  yang tidak tertandingi, peti mati ini terdiri dari  emas padat yang memilik panjang 190 cm lebar 50 cm dan tinggi 50 cm, Raja ditampilkan sebagai Osiris memegang crook dan flail, yang merupakan simbol tradisional kerajaan mesir.

10. Harta karun Jawa – Indonesia
Di tanah Air tercinta kita ternyata terdapat begitu banyak harta katun,termasuk yang ditemuka di laut jawa. Yang terdiri dari 14000 mutiara, 4000 rubi, 400 safir merah gelap dan lebih dari 2.200 garnet. Harta ini ditemukan disebuah kapaal yang tenggelam sekitar 1000 tahun lalu, dilepas pantai Indonesia. Selain perhiasan, para pemburu harta karun juga menemukan botol parfum kecil, guci yang terbuat dari tanah liat, vas berleher ramping yang berasal dari dinasti fatimah yang pernah menguasai Mesir Kuno. Mereka juga menemukan piring yang dihiasi dengan naga, burung parkit dll. Yang diperkirakan mencapai ratusan milyaran dolar.

10 Suku yang Menolak Bersinggungan

Hamparan bumi yang luas ini memang banyak dihuni dan ditinggali oleh beragam suku dan ras, ada yang telah diketahui keberadaannya dan ada pula yang masih sebatas jejak-jejaknya saja. Dan walaupun ada yang telah diketahui, suku tersebut sulit untuk diajak berhubungan dengan dunia luar, untuk bertukar informasi dan budaya. Suku-suku yang kebanyakan menolak bersentuhan dengan dunia luar tentunya memiliki alasan tertentu akan sikapnya tersebut, salah satunya adalah menjaga kawasan dan cagar budayanya. Seperti yang dilakukan oleh 10 suku pribumi berikut ini:

1. Sentinelese
Para media massa menyebut mereka sebagai suku yang paling tertutup (isolasi) di dunia. Mereka tinggal di sebuah pulau bernama Pulau Sentinel dan diperkirakan telah meninggali kawasan tersebut hampir selama 60.000 tahun. Pada tahun 2004 keberadaan mereka dinyatakan berbahaya,karena menghuni daerah yang menjadi pusat terjadinya tsunami dan jika tetap bertahan Suku Sentinel terancam punah. Berbagai upaya pertolongan telah dilakukan oleh banyak pihak, namun masyarakat Suku Sentinel menolak bahkan mulai mengarahkan panahnya terhadap orang-orang yang menawarkan bantuan. Pada tahun 2006 dilaporkan, mereka telah membunuh dua orang nelayan yang sedang berlabuh di pulau mereka, akibatnya dikeluarkanlah sebuah larang mendekat sejarak 5 Km dari Pulau Sentinel sebagai upaya pencegahan terjadinya tindak kekerasan, eksploitasi dan penularan penyakit.
 
2. Yanomami
Suku Yamomani, merupakan masyarakat pribumi yang menghuni hutan Amazon di sebelah utara Brasil, berbatasan dengan wilayah Venezuela. Karena keberadaan Suku Yanomami istimewa, kemudian berikan sebuah wilayah tinggal yang tetap oleh pemerintah Brasil pada 1992. Namun walaupun telah diberikan lahan untuk tinggal yang aman, mereka masih terlihat menghuni kawasan Amazon di tahuh 2011. Keberadaan mereka pun memicu pertikaian antara kaum pendatang yang mengeruk dan mencari emas di sebuah kawasan mereka. Bahkan terjadi peningkatan kekerasan dan penularan penyakit sebesar 20% semenjak mereka berhubungan dengan masyarakat luar, dalam kurun waktu tujuh tahun.

3. Awa
Hutan amazon yang terbentang luas, tentunya tidak saja ditinggali oleh Suku Yamomami, melainkan masih ada puluhan suku lain yang juga menghuni dan menjaga Hutan Amazon. Salah satu suku lainnya adalah Suku Awa, salah satu masyarakat asli Amazon yang populasi semakin sedikit dan terancam punah. Dikabarkan pada abad ke-19 mereka menyerang para pendatang yang mencoba mengeksploitasi hutan mereka. Dan hingga sekarang pun mereka masih berbuat demikian, mereka menyerang siapapun yang tidak bersahabat terhadap mereka dan Hutan Amazon. Diperkirakan saat ini terdapat sekitar 355 populasi Suku Awa yang menghuni kawasan Hutan Amazon

4. Suku Pano dilect (Peru/Brasil)
Keberadaan mereka sangat sulit dilacak, hingga pada 2008 sebuah satelit luar angkasa berhasil menemukan dan memotret mereka di kawasan selatan perbatasan antara Peru dan Brasil. Pemerintah Brasil enggan mendekati dan menyentuh mereka, karena khawatir akan merusakan tatanan kehidupan dan bahkan membuat mereka terancam oleh pembaharuan. Suku Pano dilect ini tinggal di empat bangunan besar dengan atap jerami, kehidupan mereka diwarnai oleh kegiatan berladang jagung, pisang dan kacang-kacangan.

5. Suku Ruc
Wow, ternyata tidak hanya di kawasan Hutan Amazon saja yang banyak ditinggali oleh suku/komunitas pribumi. Di sebuah hutan yang membentang dari Laos hingga Vietnam ternyata ditinggali oleh suku istimewa yang dikenal dengan nama Suku Ruc. Mereka hidup di wilayah hutan lebat dan pegunungan, bahkan karena saking tertutupnya hutan yang mereka tingga diduga tidak berpenghuni sejak 11 juta tahun lalu. Suku Ruc hidup dengan cara berburu.

6. Suku Carabayo
Suku Carabayo merupakan komunitas pribumi Amazon yang masuk ke dalam wilayah Kolombia, mereka pun salah satu suku pribumi yang menolak bersinggungan dengan pihak asing. Suku Carabayo saat ini dikabarkan memiliki populasi sebanyak 1590 orang, dan mereka tinggal bersama di dalam tiga rumah besar.

7. Suku Nanti
Satu-satunya kontak yang tercatat terjadi pada 2010, dan hal ini terekam melalui sebuah foto. Suku Nanti merupakan suku Pribumi yang meninggal wilayah Amazon Peru, kehidupan mereka saat ini terancam oleh berbagai penyakit, namun demikian mereka masih menolakuntuk mendapatkan dan berhubungan dengan pihak asing.

8. Orang yang Hidup di Dalam Lubang
Dikabarkan ada seorang manusia yang tinggal sendirian di dalam lebatnya Hutan Amazon. Ia adalah satu-satunya yang selamat dan hidup di antara anggota suku yang lain, sangat disayangkan tidak ada informasi yang jelas mengenai dari mana sukunya berasal. Ia disebut sebagai manusia lubang karena hidup di dalam lubang dan berburu binatang dengan cara menjebak melalui lubang yang ia gali. Ia menggali lubang sedalam enam kaki. Sebuah usaha kontak telah dilakukan, namun ia menolak dan meluncurkan anak panahnya.

9. Suku Korubo
Sebanyak tujuh orang anggota Suku Karubo telah menerima sebuah kontak dengan pihak asing. Kontak tersebut terekam oleh sebuah film yang dibuat pada 1996, untuk kali pertama. Namun kontak yang mereka lakukan bukanlah bersifat positif, mereka membunuh para penebang pohon sebagai aksi balas dendam dan ketidak senangan mereka terhadap pihak asing yang masuk ke dalam wilayahnya. Akibatnya mereka hingga sekarang menolak dan selalu menjaga wilayah mereka dari usaha orang asing yang mencoba masuk ke dalam hutan mereka.

10. Suku Ayoreo
Suku Ayoreo disebut-sebut sebagai suku terakhir yang menghuni Amazon bagian selatan, dan mereka sangat tertutup untuk menerima kontak dari pihak luar. Mereka tidak memiliki budaya tulisan. Pernah suatu ketika mereka dipaksa untuk keluar dari wilayahnya pada 1969, namun mereka bersikeras untuk bertahan hidup di wilayah aslinya. Mereka bahkan mencoba untuk membunuh siapapun yang masuk ke dalam wilayahnya. Sebuah Perusahaan Brasil bernama Yaguarety Pora dikabarkan memiliki lahan seluas 79.000 hektare yang masuk ke dalam wilayah Suku Ayoreo, namun mereka terancam tidak bisa mengolah lahan seluas itu karena adanya pertentangan dari Suku Ayoreo.

10 Pesepak Bola Muda Termahal

10 Petinggi Nazi yang Dihukum Gantung

Dari 24 orang paling penting Nazi Jerman yang tertangkap, 10 diantaranya benar-benar menjalani keputusan pengadilan penjahat perang  dan pengadilan militer Nurenberg, yaitu vonis hukuman mati. Persidangan tersebut berlangsung dari 20 November 1945 – 1 Oktober 1946, guna mengadili para anggota-anggota utama dari kelompok pemimpin politik, militer dan ekonomi dari Nazi Jerman. Rangkaian persidangan ini dilakukan di kota Nurnberg, Jerman, dari tahun 1945 sampai 1946, di gedung Pengadilan Nurnberg (Nuremberg Palace of Justice). Berikut 10 petinggi Nazi yang dijatuhi vonis mati:

1. Hans Frank 

Hans Frank adalah pengacara untuk partai Nazi selama 1920-an dan pejabat senior di Jerman Nazi. Karena masa jabatannya sebagai Gubernur Jenderal di Daerah Pendudukan Polandia, ia dituntut dalam pengadilan Nurnberg untuk perannya dalam melaksanakan Holocaust, bersalah atas pembunuhan orang Polandia dan Yahudi Polandia, dan dieksekusi gantung pada 16 Oktober 1946. Ia ditangkap oleh Pasukan Amerika Serikat pada 4 Mei 1945, didakwa ke pengadilan sebelum Pengadilan Militer Internasional di Nuernberg.

2. Wilhelm Frick

Dr. Wilhelm Frick menjabat sebagai Mendagri Reich dan Reichsprotektor Bohemia dan Moravia. Setelah Nazi menduduki. Frick diangkat sebagai Mendagri Reich, sebuah kedudukan yang dipegangnya hingga Agustus 1943. Pelatihannya sebagai juri dimanfaatkan untuk membuat pengesahan yang menyingkirkan bangsa Yahudi dari kehidupan umum, menghapuskan parpol, dan mengirimkan para pembangkang ke kamp konsentrasi. Setelah membantu Adolf Hitler untuk mengkonsolidasikan kekuatan, Frick mulai kehilangan pengaruh. Pada tahun 1943, ia diangkat sebagai Reichsprotektor untuk Bohemia dan Moravia, namun otoritas sesungguhnya di protektorat itu ada di tangan bawahannya Karl Hermann Frank.
Setelah perang, Frick diadili sebelumnya oleh Pengadilan Militer Internasional di Nürnberg. Menyusul pendakwaannya, ia dihukum gantung pada tanggal 16 Oktober 1945 di Nurnberg.

3. Ernst Kaltenbrunner

Ernst Kaltenbrunner adalah seorang pejabat Nazi bawahan Reinhard Heydrich - jenderal SS yang terbunuh akibat serangan di Praha, Cekoslowakia pada tahun 1942, selama Perang Dunia II - yang lalu digantikannya sebagai ketua RSHA, organisasi bawahan SS, yang terbentuk lewat penggabungan SDdengan Geheime Staatspolizei di masa Reich Ketiga. Setelah berakhirnya perang pada tahun 1945 ia diadili di Nürnberg untuk kejahatan terhadap kemanusiaan. Ia dijatuhi hukuman gantung pada tahun 1946.

4. Wilhelm Keitel 

Wilhelm Bodewin Johann Gustav Keitel adalah panglima tertinggi Jerman dan pemimpin militer senior selama Perang Dunia II untuk Hitler. Kepala Wehrmacht - OKW. Menandatangani penyerahan Jerman di Berlin pada tanggal 8 Mei 1945. Didakwa atas kejahatan perang dalam Pengadilan Nürnberg dan digantung.

5. Joachim von Ribbentrop 
 
Ulrich Friedrich Wilhelm Joachim von Ribbentrop (lahir 30 April 1893 – meninggal 16 Oktober 1946 pada umur 53 tahun) ialah Menteri Luar Negeri Jerman dari 1938 sampai 1945. Ia dihukum mati dengan hukuman gantung karena kejahatan perang setelah Peradilan Nurnberg.

6. Fritz Sauckel

Ernst Friedrich Christoph Sauckel lebih dikenal dengan Fritz Sauckel, adalah seorang penjahat perang Nazi yang mengorganisasi perbudakan sistematis atas jutaan lelaki dan kanak-kanak di negeri-negeri yang diduduki oleh Jerman Nazi. Ia adalah jenderal yang amat berkuasa dalam urusan buruh sejak 1942 hingga akhir perang.
Saukel bertanggung jawab untuk memobilisasi buruh Jerman dan asing untuk komplek industri militer di Reich Ketiga Hitler. Sauckel memerintahkan para budak itu dieksploitasi “sebanyak-banyaknya dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya”. Ia bertanggung jawab untuk kematian ribuan buruh Yahudi di Polandia.
Di Pengadilan Nurnberg, ia bersikeras bahwa ia tak bersalah atas kejahatan apapun dan tak tau apa-apa tentang kamp konsentrasi. Namun Sauckel dituntut atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Ia mati dengan hukuman gantung.

7. Arthur Seyss-Inquart

Arthur Seyss-Inquart ialah Gubernur Reich di Austria, Wakil Gubernur Jenderal Hans Frank dalam Pemerintahan Umum Daerah Pendudukan Polandia dan Reichskommissar untuk Belanda yang saat itu diduduki Jerman. Pada 1940 Seyss-Inquart menjadi Reichskommissar untuk Belanda yang saat itu diduduki Jerman. Setelah perang usai, didakwa oleh Pengadilan Militer Internasional Nuremberg dan dieksekusi di penjara Nurnberg pada 1946.

8. Alfred Rosenberg

Alfred Rosenberg adalah anggota awal dan intelektual berpengaruh dari Partai Nazi. Rosenberg pertama kali diperkenalkan ke Adolf Hitler oleh Dietrich Eckart, ia kemudian memegang jabatan penting di pemerintah Nazi. Ia dianggap salah satu penulis utama dari ideologi Nazi, termasuk teori rasnya, penganiayaan terhadap orang Yahudi, Lebensraum, pembatalan Perjanjian Versailles, dan oposisi untuk “merosot” seni modern. Ia juga dikenal karena penolakannya terhadap kekristenan, memainkan peran penting dalam pengembangan Kristen Positif, yang dimaksudkan untuk transisi untuk suatu iman Nazi baru. Di Nuremberg ia diadili, dihukum mati dan dieksekusi dengan digantung sebagai penjahat perang.

9. Alfred Jodl

Alfred Jodl Josef Ferdinand adalah seorang komandan militer Jerman, mencapai posisi Kepala Staf Komando Operasi Angkatan Bersenjata Tinggi (Oberkommando der Wehrmacht, atau OKW) selama Perang Dunia II, bertindak sebagai wakil untuk Wilhelm Keitel. Di Nuremberg ia diadili, dihukum mati dan digantung sebagai penjahat perang.

10. Julius Streicher

Julius Streicher adalah seorang Nazi terkemuka sebelum Perang Dunia II. Dia adalah pendiri dan penerbit surat kabar Der Stürmer, yang menjadi elemen sentral dari mesin propaganda Nazi. Perusahaan penerbitan-Nya juga merilis tiga buku anti-Semit untuk anak-anak, termasuk Der Giftpilz 1938 (“The kulat” atau “The Poison-Jamur”), salah satu bagian paling luas dari propaganda, yang diakui untuk memperingatkan tentang bahaya Yahudi yang ditimbulkan dengan menggunakan metafora dari sebuah jamur yang menarik namun mematikan. Setelah perang, ia didakwa atas kejahatan terhadap kemanusiaan dan dieksekusi.

10 Suku Adat di Dunia yang Telah Punah

Berbagai cara dan teori yang menyebutkan kepunahan suatu etnis dan suku bangsa yang ada di bumi ini. Mulai dari wabah penyakit seperti tuberkolosis (tb) , diare, cacar ataupun hingga sebuah peperangan antar suku, antar kepentingan dan sebagainnya yang menjadi faktor penyebab kemusnahan suatu suku bangsa di bumi ini. Sehingga beberapa suku adat di bumi ini beberapa menghadapi titik kritis dan hampir punah. Berikut 10 suku adat di dunia yang telah punah

1. Suku Beothuk

Suku Beothuk ini memiliki perawakan gela dan tinggi, mereka memiliki rambut berwarna hitam dengan bola mata cokelat. Mereka telah hidup selama ribuan tahun sebelum bangsa Viking, dan mendiami kawasan Newfoundland, Kanada. Namun ketika bangsa Eropa yang dipimpin oleh John Cabot banyak berdatangan ke Newfoundland, dan mengeksploitasi kawasan hutan dan perikanan. Suku Beothuk kemudian tersisihkan dan dipaksa keluar dari kawasan aslinya. Rasa takut terhadap bangsa Eropa, tuberkolosis dan malnutrisi membuat populasi mereka semakin berkuran di tahun 1700. Bahkan pada 1829, tidak ditemukan adanya Suku Beothuk di kawasan Newfoundland.

2. Suku Karankawa

Ada banyak kelompok suku asli di daratan Amerika, salah satunya Suku Karankawa yang memiliki catatan menyedihkan di dalam sejarah Texan. Mereka menghilang dari peradaban Amerika akibat wabah penyakit, berperang dengan bangsa Eropa dan kehilangan wilayah kekuasaannya. Padalahal mereka memiliki andil yang sangat besar di dalam peperangan Kemerdekaan Texas, mereka bahkan lebih memihak Amerika Serikat dibandingkan kepada pihak Meksiko.

3. Suku Mandan

Cacar air, peperangan dan perlakuan yang buruk dari pemerintah Amerika Serikat membuat Suku Mandan ini punah. Pada 1837, populasi mereka menurun karena akibat serangan wabah cacar air, hanya menyisakan 125 orang saja. Pada 1934, Suku Mandan bersatu dengan dua suku Indian lainnya dalam sebuah aksi untuk melindungi kepentingan dan hak mereka. Orang Suku Mandan murni terakhir meninggal pada 1971.

4. Suku Chisca

Suku Chischa mendiami antara kawasan bagian timur Tennessee dengan bagian barat daya Virginia. Ketika terjadi sebuah peperangan melawan bangsa Eropa yang dipimpin oleh Hernando deSoto, mereka berhasil meraih kemenangan. Namun mereka pun harus merasakan pahitnya kekalahan atas pasukan Eropa yang dipimpin oleh Juan Pardo dari Spanyol. Di akhir 19700’an mereka bergabung dengan Suku Shawnee untuk menjadi suku baru bernama Chaskepe. Pada abad ke – 18, Suku Chisca punah akibat peperangan dan kota mereka dibakar oleh para penjajah.

5. Suku Hachaath

Sebelumnya suku ini tinggal di kawasan Pulau Vancouver dan Barcland, Suku Hachaath merupakan bagian dari kelompok Suku Nootka. Akibat bersentuhan dengan bangsa Eropa dan terserang wabah cacar air, mereka pun dinyatakan punah.

6. Suku Bo

Peradaban Suku Bo, budaya dan bahasa telah ada di wilayah Suci Adaman India, sejak 65.000 tahun yang lalu. Namun suku, kebudayaan dan bahasanya kemudian punah di tahun 2010 ketika orang terakhir Suku Bo, Boa Senior meninggal dunia.

7. Suku Aborigin Tasmani

Sebuah peperangan terjadi pada 1828 hingga 1832 antara kolonial Inggris dengan Suku Aborgin Tasmania. Peperangan tersebut pun berdampak fatal terhadap keberadaan Suku Aborigin Tasmania, bahkan bukan itu saja orang-orang Suka Aborigin Tasmania pun terserang sebuah wabah penyakit sehingga mereka pun tidak luput dari kepunahan.

8. Suku Ona

Ona merupakan bagian dari suku penjelajah, yang ditemukan di kawasan Chili dan Argentina. Meskipun mereka memiliki kedekatan dengan suku penjelajah, jumlah populasi mereka kemudian menurun pada awal 1900’an. Mereka kemudian punah di pertengahan abad ke – 20,

9. Suku Tainos

Sebuah suku yang mendiami Kepulauan Bahama, namun keberadaan mereka terusik bahkan tersingkir akibat kedatangan bangsa Eropa, pedagang dan para pencari kekayaan alam. Bahkan pada abad ke – 18 mereka terserang oleh wabah cacar. Namun tidak semua Suku Tainos lenyap, terutama perempuannya yang banyak dijadikan isteri oleh para lelaki Spanyol, turunan mereka dikenal dengan istilah mestizos (campuran).

10. Suku Powhatan

Suku Powhatans merupakan salah satu suku yang terdapat di kawasan Virginia, Amerika. Mereka memiliki bahasa yang dikenal dengan sebutan bahasa Algonquin Powhatan dan Virginia Algonquin. Banyak para anggotanya yang meninggal dan sat ini hanya meninggalkan delapan orang saja.